Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Pengolahan Makanan Sehat saat Puasa


Gambar Pengolahan Makanan Sehat
Pengolahan Makanan Sehat untuk dikonsumsi tentu harus tepat, hal ini tentu bertujuan untuk menghindari masih adanya bakteri atau zat yang berbahaya untuk tubuh. Kesehatan dalam pengolahan makanan ini, harus ditingkatkan ketika anda dan keluarga menjalankan ibadah puasa di bulanRamadhan, yang tentu sebentar lagi akan dilaksanakan. anda tentu tidak ingin anda atau keluarga anda sakit, akibat pengolahan makanan yang tidak tepat dan menyebabkan puasa anda tidak bisa penuh selama satu bulan.

Meski sebuah bahan makanan telah dibersihkan saat sebelum diolah, sangat mungkin apabila sejumlah bakteri masih menempel di bahan makanan tersebut. Untuk itu prosedur pengolahan yang tepat, dibutuhkan untuk menjaga kesehatannya. Adapun lima tips pengolahan dan penyajian makanan sehat, bisa anda perhatikan sebagai berikut:
  1. Kenali sumber bahan pangan sehingga anda benar-benar yakin terhindar dari berbagai sumber penyakit. Pastikan air untuk mencuci bahan makanan juga bersih dan terhindar dari kuman-kuman berbahaya.
  2. Mencuci tangan, alat masak dan bahan makanan dengan bersih akan menyingkirkan kuman penyebab penyakit. Gunakan sabun pembersih yang aman digunakan baik itu itu untuk mencuci tangan, alat masak, atau bahan makanan yang akan dioleh.
  3. Pemisahan bahan pangan bertujuan untuk mencegah terjadinya kontaminasi. Pemisahan ini bisa dilakukan berdasarkan jenisnya, misal bahan dari sumber hewani, (daging, telur, ikan, atau seafood), sumber tumbuhan (Sayuran, Bumbu masak, dan buah-buahan) sebaiknya dipisahkan, mulai saat anda berbelanja, sampai dengan penyimpanan. Akan lebih baik lagu apabila penggunaan papan potong untuk bahan masakan itu juga dibedakan.
  4. Proses pengolahan makanan yang baik bertujuan untuk mencegah masuknya bakteri penyebab penyakit (patogen) ke dalam tubuh. Untuk menentukan tingkat kematangan makanan, proses memasak sebaiknya berdasarkan waktu dan suhu bukan mengandalkan mata. Hindari konsumsi  setengah matang, terutama untuk jenis makanan dari sumber hewani (daging, telur atau adonan kue).
  5. Proses Pendinginan bahan makanan bertujuan untuk memperlambat pertumbuhan bakteri. Pastikan suhu penyimpanan makanan tidak sekedar bersuhu ruang (24°C), atau hangat. Hal ini dikarenakan suhu ruangan tidak dapat memperlambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit. Terlalu lama mendinginkan makanan di lemari es juga sangat disarankan. Penyimpanan Daging beku saja maksimal hanya untuk 3-5 hari.

Ringkasan:
  • Pengolahan Makanan Sehat saat bulan puasa harus lebih diperhatikan sehingga penyakit dapat dihindarkan,
  • Menjaga kesehatan harus dilakukan mulai dari saat pembelian sampai dengan pengolahan,
  • Proses Penyimpanan dan Pemotongan bahan makanan sebaiknya dipisahkan antara dari sumber hewani dan tumbuhan.


Post a Comment for "Tips Pengolahan Makanan Sehat saat Puasa"