Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Menurunkan Berat Badan



Apkah anda mau menurunkan berat Badan? Apakah Anda ingin memiliki berart badan edeal? Apkah anda sudah mengatur porsi makan anda? Apkah anda sudah menjadwalkan waktu olahraga anda? Jika benar, apakah berhasilkah cara Anda? Kadang kita sudah berusah keras untuk menurunkan berat badan namun tidak turun juga, kadang juga ada sudah turun 2kg makan tambah dikit besoknya berat badan sudah  naik lagi.

Padahal kita merasa energi sudah terkuras habis, mengapa timbangan tak kunjung berkurang? Jika ada cara menurunkan berat badan tanpa olahraga, Anda pasti ingin mencobanya, bukan? Olahraga memang memakan waktu, belum lagi aktivitas sehari-hari sudah membuat Anda lelah. Komitmen untuk rutin berolahraga punmenjadi sirna. Lalu, adakah solusi lain untuk menurunkan berat badan?
Bagaimana cara menurunkan berat badan tanpa olahraga?

Memang berat badan tidak akan langsung mengalami penurunan yang drastic, semua itu ada proses yang perlu dijalani. Namun, bagi Anda yang tidak memiliki waktu yang cukup untuk berolahraga, beberapa Tips berikut bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan:
  •           Konsumsi lebih banyak protein
Protein memiliki fungsi untuk meningkatkan perasaan kenyang, sehingga dapat membantu Anda untuk memakan sedikit kalori. Hormon ghrelin - hormon yang menstimulasi rasa kenyang - dan GLP-1 dapat dirangsang oleh protein.

Berdasarkan penelitian yang dikutip oleh Authority Nutrition, partisipan terbantu untuk memakan 441 lebih sedikit kalori per hari dan dapat menurunkan berat badan sekitar 4 kg dalam 12 minggu, tanpa membatasi apa pun, hanya dengan meningkatkan asupan protein 15% hingga 30%.

Anda bisa mendapatkan protein dari telur  sebagai menu sarapan. Makan telur saat sarapan dipercaya akan membantu memasukan asupan kalori lebih sedikit untuk makan siang, bahkan sepanjang hari dan selama 36 jam ke depan. Protein juga dapat ditemukan pada dada ayam, ikan, Greek yogurt, dan kacang almond.

  • Mengunyah makanan secara pelan-pelan




Otak butuh waktu untuk memproses apa yang akan kita kerjakan. Begitu juga ketika makan, otak harus memproses bahwa kita sudah cukup kenyang untuk berhenti makan. Mengunyah makan pelan-pelan, merasakan rasa makanan tersebut, lalu menelannya dapat membuat kita sadar bahwa kita sedang makan. Anda mungkin sering marasa tidak benar-benar sadar ketika Anda sedang makan karena otak berkelana memikirkan pekerjaan, tugas sekolah, tugas di rumah, dan masih banyak lagi. Sehingga, otak tidak memiliki waktu untuk memproses bahwa kita sudah kenyang.

Menguyah makanan pelan-pelan dapat meningkatkan rasa kenyang, selain itu makanan juga dapat dicerna dengan baik oleh enzim-enzim yang berada di mulut. Kalori yang masuk pun menjadi lebih sedikit. Ulasan dari 23 observasi penelitian yang dikutip Authority Nutrition, menemukan bahwa pemakan cepat lebih mudah berat badannya naik, jika dibandingkan dengan pemakan santai.

  • Menggunakan tempat makan yang lebih kecil


Tempat makan bermacam-macam ukurannya. Sediakan piring kecil di rumah atau di mana pun. Ketika Anda membeli makanan yang tidak sehat, gunakan piring ukuran kecil tersebut. Hal ini bisa menjadi trik untuk otak Anda. Piring kecil dapat membuat makanan terlihat lebih besar, otak pun akan menangkapnya seperti itu. Jika Anda menggunakan piring kecil, porsi makanan tidak sehat itu pun menjadi lebih sedikit. Anda juga bisa melakukan trik sebaliknya pada makanan sehat, taruh makanan tersebut di piring yang lebih besar.


  • Perbanyak makanan yang mengandung serat

Cara menurunkan berat badan yang efektif adalah memperbanyak makan serat. Makanan yang kaya akan serat membantu Anda untuk merasa kenyang dalam jangka waktu yang lama. Salah satu jenis serat, yaitu serat kental, dapat membentuk gel ketika terjadi kontak dengan air. Gel ini akan meningkatkan waktu untuk menyerap nutrisi dan memperlambat pencernaan, sehingga lambung tidak cepat kosong. 

Serat kental ini dapat Anda temukan di sereal gandum, sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji rami. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkannya pada suplemen glucomannan.

  •  Minum air putih lebih sering
Cara lain untuk menurunkan berat badan tanpa olahraga adalah dengan meminum air putih sebelum makan. Ini dapat membuat Anda memakan sedikit kalori. Dehidrasi juga dapat memicu rasa lapar, sebab saat dehidrasi, otak kebingungan menangkap sinyal tubuh, sehingga diterjemahkan sebagai rasa lapar. 

Meminum sekitar 0,5 liter air setengah jam sebelum makan, dapat mengurangi rasa lapar. Partisipan dari penelitian yang melakukan cara ini, berat badannya turun sekitar 44% dalam 12 minggu dibandingkan dengan yang tidak melakukan cara ini. Usahakan yang dikonsumsi adalah air putih, hindari minuman manis.

  • Hindari makan sambil melakukan hal lain


Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ketika makan sebaiknya tidak memikirkan hal lain atau melakukan pekerjaan lain. Hindari makan sambil menonton televisi atau kerja di depan komputer. Orang yang terdistraksi saat makan, dapat memakan sekitar lebih dari 25% kalori dibanding yang tidak terdistraksi

  •  Jaga pola tidur dan hindari stress
  •  
Ketika Anda kurang tidur, hormon leptin (hormon yang merangsang rasa lapar) dan hormon ghrelin menjadi terganggu. Sedangkan, stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol, hormon ini dapat mengganggu kerja hormon-hormon lain.  Jika hormon-hormon tersebut terganggu, rasa lapar dan ngidam makanan pun menjadi meningkat.

  •  Aktif bergerak


Siapa bilang membakar kalori hanya dengan olahraga saja? Cara menurunkan berat badan tanpa olahraga bukan berarti Anda bisa tidak bergerak sama sekali. Anda bisa membakar kalori hanya dengan membersihkan rumah, mengajak anjing Anda jalan-jalan, bahkan menaiki tangga.  Menurut fisiologi olahraga dan pelatih pribadi di Northem, California yang dikutip Prevention.com, “Nyalakan musik, tambahkan semangat yang membara, dan nikmati pergerakan Anda.”

Anda juga bisa pergi membeli makanan atau keperluan sendiri, tanpa meminta tolong pada orang. Membawa barang belanjaan Anda bisa menjadi olahraga ringan yang membakar kalori tanpa Anda sadari. Jika Anda harus pergi ke toilet, pilihlah toilet yang sedikit jauh, pun dengan memilih parkiran dan tempat makan.

Begitu juga ketika Anda harus pergi ke lantai atas yang terdekat di suatu gedung, mungkin Anda bisa gunakan tangga sebagai alternatif dibandingkan lift.

  •  Jadikan Olahraga menjadi kebutuhan


Sebagai tambahan jadikan olahraga menjadi suatu kebutuhan hidup. Prinsip yang salah sebagian besar orang baru melakukan olahraga hanya ketika mereka ingin menurunkan berat badan atau membentuk tubuh lebih indah. Setelah mencapai berat ideal, aktivitas olahraga pun dihentikan atau intensitasnya dikurangi. Akibatnya, tubuh kembali seperti semula.

Padahal jika menjadikan olahraga sebagai kebiasaan sehari-hari seperti layaknya makan, tidur dan mandi, berat badan ideal pun bisa terus selalu terjaga. Lalu bagaimana agar kita terbiasa dan tidak menganggap olahraga sebagai kewajiban, tapi kebutuhan?

Jangan menetapkan target
Buatlah olahraga sebagai kegiatan untuk meningkatkan kesehatan dan lakukan secara rutin tanpa harus menetapkan target. Misalnya ketika memasang target harus turun 5 kg dalam sebulan, motivasi untuk olahraga memang akan besar.

Tapi apa yang terjadi ketika target itu sudah terpenuhi? Anda pun menjadi malas dan olahraga pun tidak seaktif sebelumnya. Dengan tidak memasang target, Anda akan olahraga dengan santai dan tidak terburu waktu untuk mengejarnya.

Awali dengan olahraga
Bangunlah lebih pagi dan mulai ritual di awal hari dengan berolahraga. Tak perlu olahraga yang sulit seperti fitnes, aerobik atau yoga.

Setelah bangkit dari tempat tidur, cuci muka dan sikat gigi sebentar, kenakan setelan training dan mulailah jogging, jalan sehat atau bersepeda di sekeliling kompleks rumah. Lakukan itu selama satu atau dua bulan dan ritual olahraga ini akan menjadi sebuah kebiasaan, seperti rutinitas Anda meminum kopi dan menyantap roti panggang di pagi hari.

Post a Comment for "Cara Menurunkan Berat Badan "