Home » , , , » Bahaya Keputihan Tidak Bergejala Pada Wanita

Bahaya Keputihan Tidak Bergejala Pada Wanita

Bahaya Keputihan
Keputihan hampir Setiap wanita pasti mengalami keputihan, namun memang keluhan atau kondisi keputihan yang berbeda. Keputihan dalam jumlah banyak selama masa subur, lalu berhenti, dan keluar lagi saat masa subur di bulan berikutnya, merupakan keputihan dengan gejala yang normal. Karena memang biasanya keputihan keluar sebelum dan sesudah haid, atau pada masa subur wanita. Cairan yang berwarna putih ini sebagai pertahanan dan memberi kelembapan pada area organ kelamin wanita.

Wanita yang sama sekali belum pernah mengalami keputihan justru merupakan kondisi yang tidak normal. Karena bisa menjadi indikasi terjadinya gangguan hormon dan gangguan siklus menstruasi. Hal ini harus diwaspadai, karena sampai saat ini banyak wanita, khususnya usia muda dan remaja, tidak memahami dan merasa tidak mengalami keputihan. Padahal, ternyata di antara mulut rahim dan vagina, cairan keputihan sudah menumpuk alias overload. Hal ini di sebabkan karena memang Cairan keputihan memang suka berdiam di area tersebut.

Cairan keputihan yang overload akan keluar dengan sendiri namun dengan ciri yang berbeda. Seperti berwarna putih, hijau dan berbau busuk. Keputihan abnormal seperti ini menyebabkan cairan sperma terhambat oleh keputihan dan tidak bisa masuk ke mulut rahim, sehingga memicu wanita sulit hamil.

Untuk itu, bagi wanita yang akan menikah atau baru menikah, sebaiknya melakukan pemeriksaan organ kewanitaan.  Agar terhindar dari hal-hal tersebut diatas, bahkan apabila keputihan saat hamil sulit diobati dan dapat mengganggu pertumbuhan janin.

Keputihan Tidak Bergejala

Keputihan tidak normal biasanya disebabkan oleh Bacterial Vaginosis  (BV), biasanya tanpa gejala bahkan saat dilakukan diperiksa darah dan urin didapatkan hasil yang baik. Namun, biasanya wanita dengan jenis keputihan ini akan merasa tidak enak badan, meriang, dan lemas. Keputihan jenis ini lebih sulit diobati karena biasanya diikuti oleh dengan bakteri lain.

Sedangkan keputihan yang disebabkan karena jamur ditandai dengan gejala gatal pada kemaluan, sedangkan keputihan karena parasit ditandai cairan berwarna hijau dan berbau busuk. Apabila keputihan tidak segera diobati, maka bakteri yang ada di vagina akan masuk ke rahim atau dinding vagina dan saluran kencing atau kantong kencing sehingga menyebabkan infeksi. Hal ini tentu mengingatkan kita untuk segera berobat apabila mengalami keputihan diluar siklus dan gejala yang normal.

Ringkasan:
  • Keputihan normal terjadi pada sebelum dan sesudah haid, atau pada masa subur wanita dengan cairan bening tidak berbau,
  • Cairan Abnormal terjadi pada setiap waktu dengan ciri putih pekat, atau bahkan hijau dan berbau busuk,
  • Keputihan Abnormal pada wanita menyebakan tidak enak badan, meriang, lemas bahkan menjadi penyebab wanita sulit hamil. 

Bersama: +detikcom , +Detikplus , +KOMPAS.com , +Kompas TV , +VIVA , +Susilo Bambang Yudhoyono

Related Posts :


Comments
0 Comments

0 komentar:

Support : Profil Saya |
Copyright © 2013 - 2017. Tips Kesehatan Untuk Keluarga - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger